7 Perbedaan AC dan Air Cooler, Jangan Salah Pilih Sebelum Beli!

Saat cuaca lagi panas-panasnya, pasti butuh ruangan yang sejuk dan nyaman untuk istirahat atau kerja. Nah, biasanya dua alat pendingin yang paling sering dipertimbangkan banyak orang supaya ruangan tetap dingin adalah AC dan air cooler.

Kedua alat ini sekilas memang kelihatannya mirip karena sama-sama meniupkan udara dingin, tapi sebenarnya ada beberapa hal penting yang membedakan keduanya. Mulai dari cara kerja, tingkat kesejukan yang dihasilkan, sampai konsumsi listriknya.

Supaya gak salah pilih, penting banget buat memahami perbedaan AC dan air cooler. Scroll terus untuk intip beberapa perbedaan penting kedua alat pendingin ini, jadi kamu bisa menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan di rumah.

Perbedaan AC dan Air Cooler

Image Source: Paytm

Sebelum memilih pendingin ruangan yang tepat, gak ada salahnya untuk intip beberapa perbedaan AC dan air cooler berikut ini supaya kamu bisa tahu mana yang sesuai dengan kebutuhanmu.

1. Cara Kerja

Poin perbedaan AC dan air cooler yang pertama bisa dilihat dari cara kerjanya. AC bekerja dengan sistem pendingin yang menggunakan kompresor dan gas khusus untuk menyerap panas dari dalam ruangan, lalu membuang panas tersebut ke luar.

Oleh karena proses tersebut, suhu ruangan bisa turun cukup jauh sehingga terasa benar-benar dingin. Makanya banyak orang memilih AC kalau ingin ruangan terasa adem dan suhunya bisa diatur sesuai keinginan.

Sementara itu, air cooler punya cara kerja yang lebih sederhana. Alat ini memanfaatkan air dan bantalan pendingin untuk membantu menurunkan suhu udara melalui proses penguapan. Udara panas dari ruangan akan ditarik masuk, lalu melewati bantalan yang basah sehingga udara yang keluar terasa lebih sejuk.

2. Tingkat Dingin yang Dihasilkan

Kalau dilihat dari tingkat dingin yang dihasilkan, ada perbedaan AC dan air cooler yang cukup terasa. AC mampu menurunkan suhu ruangan secara signifikan karena menggunakan sistem pendingin dengan kompresor dan refrigeran. Itulah sebabnya ruangan yang menggunakan AC biasanya terasa lebih dingin dan suhunya bisa diatur.

Berbeda dengan AC, air cooler gak benar-benar menurunkan suhu ruangan seperti AC. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan air untuk membantu membuat udara terasa lebih sejuk. Udara yang dihasilkan memang lebih segar, tapi biasanya gak membuat ruangan menjadi sangat dingin.

3. Konsumsi Listrik

Soal pemakaian listrik, perbedaan AC dan air cooler juga sangat terasa. AC biasanya butuh daya yang lebih besar karena di dalamnya ada kompresor dan sistem pendingin yang bekerja untuk menurunkan suhu ruangan.

Jadi makin rendah suhu yang kamu atur, biasanya kerja AC juga makin berat dan listrik yang dipakai bisa jadi lebih banyak. Makanya, banyak orang biasanya mikir dua kali sebelum sering menyalakan AC dalam waktu lama.

Sementara air cooler dikenal lebih hemat listrik karena cara kerjanya jauh lebih simpel. Alat ini cuma mengandalkan kipas dan pompa air untuk menghasilkan udara yang lebih sejuk. Jadi tidak ada sistem pendingin yang rumit seperti di AC.

4. Kelembapan Udara

Perbedaan AC dan air cooler juga bisa terasa dari kondisi udara di dalam ruangan. Saat menggunakan AC, udara biasanya jadi lebih kering. Hal ini karena selain mendinginkan ruangan, AC juga membantu mengurangi kelembapan yang ada di udara. Itu sebabnya ruangan ber-AC sering terasa lebih sejuk dan gak terlalu gerah.

Di sisi lain, efek air cooler berbeda dengan AC. Alat ini memanfaatkan air untuk membantu menurunkan suhu udara, jadi kelembapan di ruangan bisa sedikit bertambah. Udara panas akan melewati bantalan yang basah lalu keluar sebagai udara yang lebih sejuk. Jadi walaupun ruangan terasa lebih adem, udaranya juga bisa terasa sedikit lebih lembap.

HCooker Cover Angin AC Adjustable Windshield Deflector - HC0794 - White - JakartaNotebook.com
HCooker Cover Angin AC Adjustable Windshield Deflector - HC0794 termurah. Dapatkan dengan mudah HCooker Cover Angin AC Adjustable Windshield Deflector - HC0794 murah, garansi, dan bisa cicilan - Hanya di JakartaNotebook.com.

5. Pemasangan

Bicara soal pemasangan, jelas terlihat perbedaan AC dan air cooler. AC biasanya harus dipasang di satu tempat secara permanen oleh teknisi dan prosesnya gak bisa asal-asalan supaya bisa bekerja normal. Oleh karena sudah terpasang di dinding dan terhubung dengan unit luar, AC juga jadi gak mudah dipindah ke ruangan lain.

Nah, beda cerita kalau pakai air cooler. Alat ini jauh lebih simpel karena cukup dihubungkan ke listrik dan langsung bisa dipakai. Kalau kamu lagi duduk di ruang tamu bisa dipakai di sana, mau dipindahkan ke kamar atau ruang lain pun juga mudah. Air cooler jelas lebih fleksibel karena bisa dipakai di mana saja.

6. Jenis Ruangan

Dari hal penggunaan, tentu ada perbedaan AC dan air cooler. AC biasanya lebih cocok dipakai di ruangan yang tertutup rapat karena AC bekerja dengan cara mendinginkan udara di dalam ruangan, jadi kalau pintu atau jendela sering terbuka, udara dinginnya bisa cepat keluar. AC cocok digunakan di daerah lembap seperti Indonesia.

Sementara itu, air cooler biasanya lebih cocok dipakai di ruangan yang punya ventilasi atau sirkulasi udara yang cukup. Hal ini karena alat ini bekerja dengan bantuan air dan udara yang terus mengalir, jadi ruangan yang agak terbuka justru bisa membuat kinerjanya lebih optimal. Selain itu, air cooler lebih cocok di daerah panas dan kering.

COMOPEZ Air Cooler Mini Fan AC 3in1 Kipas Penyejuk Ruangan 300ml - YY-01 - White - JakartaNotebook.com
COMOPEZ Air Cooler Mini Fan AC 3in1 Kipas Penyejuk Ruangan 300ml - YY-01 termurah. Dapatkan dengan mudah COMOPEZ Air Cooler Mini Fan AC 3in1 Kipas Penyejuk Ruangan 300ml - YY-01 murah, garansi, dan bisa cicilan - Hanya di JakartaNotebook.com.

7. Perawatan

Selanjutnya perbedaan AC dan air cooler juga terlihat dari perawatannya. AC biasanya butuh perhatian yang sedikit lebih rutin. Filter udara di dalam AC bisa cepat kotor karena debu yang tersedot dari ruangan. Kalau dibiarkan terlalu lama, kinerjanya bisa menurun dan udara yang keluar juga jadi kurang bersih.

Nah kalau air cooler biasanya lebih mudah dirawat. Kamu cukup membersihkan tangki air dan bantalan pendinginnya secara rutin supaya tidak kotor atau menimbulkan bau. Beberapa bagian juga biasanya bisa dilepas dengan mudah, jadi proses membersihkannya tidak terlalu ribet.

Itulah deretan perbedaan AC dan air cooler yang perlu kamu ketahui sebelum membelinya supaya kamu tidak salah pilih. Kamu bisa menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan ruangan, kenyamanan, dan penggunaan sehari-hari di rumah.

Nah, supaya rumah makin terasa sejuk dan udara di ruangan juga lebih nyaman di musim kemarau, kamu bisa menggunakan produk seperti air purifier yang membantu menjaga kualitas udara, humidifier untuk menjaga kelembapan ruangan, hingga exhaust fan untuk membantu menyebarkan udara sejuk di dalam ruangan.