Menyampaikan instruksi senam duet, memimpin tur wisata, hingga membawakan materi konferensi untuk dua orang pemandu dengan suara nyaring, terfokus, dan bebas dari kendala lilitan kabel kini dapat Anda wujudkan secara efisien. Mengandalkan mikrofon berkabel konvensional atau memegang mikrofon genggam berat saat beraktivitas aktif sering kali menyulitkan Anda karena membatasi kelincahan tangan serta rawan terganggu kebisingan sekitar harian. Erilles mic wireless E65 hadir sebagai solusi set mikrofon bando nirkabel ganda (2 PCS Mic) yang dibekali sinyal 2.4 GHz minim delay dan kapsul unidirectional pemfilter bising. Memadukan 2 unit pengait bando kepala bermaterial ringan, tangkai mic, receiver bersistem automatic pairing, tangkapan sinyal berjarak hingga 30 M, sample rate 48 kHz / 16-bit, rasio sinyal terhadap bising ≥ 65 dB, dynamic range > 100 dB, serta baterai lithium 300 mAh berdaya tahan masif hingga 15 jam (pengisian 2 jam via USB), set mikrofon ini mempermudah kelancaran acara Anda. Sangat direkomendasikan bagi Anda para instruktur senam, tour guide, dosen, penceramah, hingga pembicara duet panggung yang membutuhkan mikrofon bando wireless 2-channel yang kokoh, berdaya tahan seharian, dan mudah disambungkan ke pengeras suara harian.
| Suara Jernih Tanpa Perlu Berteriak Dilengkapi fitur noise reduction canggih dan kapsul unidirectional, mikrofon ini mampu menghasilkan vokal jernih tanpa terpengaruh kebisingan sekitar. Keunggulan penyerapan ini memberikan manfaat intonasi vokal yang terdengar lebih jelas, keras, dan tajam bagi audiens tanpa mewajibkan Anda berteriak. |
| Mikrofon Headset Stabil Bebas Gerak Perangkat ini dirancang mengusung kerangka pengait kepala ergonomis berlebar 130 mm yang menjaga posisi mikrofon tetap stabil di dekat bibir. Konstruksi yang kokoh ini memberikan manfaat kenyamanan gerak secara leluasa bagi Anda para instruktur senam maupun pemandu wisata tanpa risau mikrofon tergeser. |
| Bebas Sambungkan ke Berbagai Perangkat Audio Unit receiver mikrofon ini dibekali plug audio 3.5 mm universal yang dipadu adaptor eksternal untuk terhubung ke berbagai perangkat pengeras suara. Fleksibilitas antarmuka fisik ini memberikan manfaat kepraktisan bagi Anda untuk tersambung langsung ke speaker komputer, amplifier, audio luar ruangan, hingga speaker bus. |
| Dukung Aktivitas Seharian dengan Baterai Tahan 15 Jam Sistem daya mikrofon ini ditenagai baterai lithium isi ulang 300 mAh yang sanggup beroperasi secara nonstop hingga 15 jam pemakaian. Ketahanan baterai yang masif ini memberikan manfaat kelancaran pemanduan acara sepanjang hari yang dapat diisi ulang dengan cepat dalam kurun waktu 2 jam. |
| Transmisi Nirkabel Automatic Pairing Plug and Play Perangkat ini mengandalkan gelombang nirkabel 2.4 GHz yang secara otomatis menyelaraskan frekuensi antara transmitter dan receiver begitu dinyalakan. Kecepatan automatic pairing ini memberikan manfaat proses setup perekaman instan yang praktis tanpa memerlukan pengaturan manual yang rumit. |
2.4 GHz dan UHF adalah jenis transmisi sinyal yang banyak digunakan pada mikrofon wireless. Keduanya banyak digunakan karena kualitas dan keunggulannya. Teknologi 2.4 GHz dan UHF juga banyak dikembangkan demi memberikan kenyamanan penggunaan.
Meski memiliki fungsi dasar yang serupa, mikrofon wireless 2.4 GHz dan mikrofon UHF tentu memiliki karakteristiknya masing-masing. Secara garis besar, perbedaan keduanya dapat Anda simak di bawah ini:
Mikrofon Wireless 2.4 GHz
- Sinyal atau frekuensi 2.4 GHz umumnya tersedia secara global dan tidak dibatasi interval frekuensi sehingga mikrofon 2.4 GHz dapat digunakan di mana saja.
- Banyak perangkat yang menggunakan sinyal 2.4 GHz, seperti bluetooth atau WiFi. Banyaknya perangkat dapat mengganggu transmisi sinyal dari mikrofon 2.4 GHz.
Mikrofon Wireless UHF
- Frekuensi UHF memiliki gelombang frekuensi yang panjang dengan perangkat yang minim sehingga dapat mencakup area yang luas. Mikrofon UHF banyak digunakan di ranah profesional, seperti siaran.
- Mikrofon dengan transmisi UHF cenderung mengonsumsi banyak daya. Konsumsi daya yang tinggi membuat dayanya relatif cepat habis.









