- Power inverter DC 24 V untuk menyuplai arus listrik AC 220 V berdaya 4000 W.
- Mengubah arus DC dari aki mobil menjadi AC untuk suplai daya ke perangkat elektronik.
- Mengadopsi pure sine wave (sinus murni), power inverter bisa digunakan untuk peralatan listrik dengan sistem beban resistif dan induktif.
- Dilengkapi alarm peringatan tegangan rendah, sistem kipas pendingin, proteksi beban berlebih, tegangan rendah, dan tegangan tinggi.
Membutuhkan sumber listrik yang stabil saat berada di kendaraan operasional atau ketika terjadi pemadaman listrik? Power inverter mobil Pure Sine Wave Taffware mampu mengubah arus DC 24 V menjadi AC 220 V dengan kualitas gelombang listrik menyerupai listrik PLN sehingga aman digunakan untuk berbagai perangkat elektronik sensitif. Sangat cocok digunakan pada truk, bus, kendaraan logistik, sistem baterai 24 V, hingga sebagai sumber listrik cadangan di rumah. Dilengkapi LED Display, alarm tegangan rendah, serta sistem proteksi lengkap, power inverter mobil ini memberikan performa yang stabil, aman, dan andal.
| Pure Sine Wave untuk Perangkat Elektronik Sensitif Menggunakan teknologi Pure Sine Wave yang menghasilkan gelombang listrik halus dan stabil seperti listrik PLN. Output ini sangat ideal untuk perangkat elektronik sensitif seperti laptop, televisi LED, modem, printer kecil, charger baterai, speaker aktif, hingga perangkat elektronik lainnya. Dibandingkan inverter Modified Sine Wave, teknologi Pure Sine Wave memberikan kompatibilitas yang lebih luas sekaligus membantu menjaga performa dan umur pakai perangkat. |
| Konversi DC 24 V ke AC 220 V Power inverter mengubah sumber listrik DC 24 V dari aki kendaraan menjadi AC 220 V sehingga Anda dapat menggunakan berbagai perangkat elektronik di mana saja. Cocok digunakan pada kendaraan operasional, truk, bus, sistem tenaga surya 24 V, maupun sebagai sumber listrik cadangan di rumah. Kapasitas daya yang besar membuat inverter mampu mendukung berbagai kebutuhan listrik sesuai spesifikasinya. |
| LED Display untuk Monitoring Real-Time Dilengkapi LED Display yang menampilkan tegangan input dan output secara real-time sehingga kondisi inverter dapat dipantau dengan mudah. Informasi yang ditampilkan membantu memastikan inverter bekerja pada kondisi tegangan yang aman dan stabil. Monitoring yang akurat juga membantu mendeteksi perubahan tegangan sebelum memengaruhi perangkat elektronik. |
| Alarm Tegangan Rendah Power inverter memiliki Low Voltage Alarm yang akan memberikan peringatan ketika tegangan aki mulai menurun. Alarm membantu pengguna segera mengurangi beban listrik atau melakukan pengisian ulang aki sehingga penggunaan menjadi lebih aman. Fitur ini membantu menjaga performa inverter sekaligus memperpanjang usia pakai aki kendaraan. |
| Sistem Proteksi Lengkap Untuk memberikan perlindungan maksimal, inverter dibekali Overload Protection, Low Voltage Protection, Over Voltage Protection, serta Automatic Shutdown. Sistem akan memutus arus secara otomatis ketika terjadi kondisi yang berpotensi merusak inverter maupun perangkat elektronik yang terhubung. Berbagai fitur proteksi ini membantu meningkatkan keamanan penggunaan sekaligus memperpanjang usia inverter. |
| Dual Cooling Fan yang Efisien Power inverter dilengkapi 2 kipas pendingin yang bekerja menjaga suhu komponen tetap stabil selama penggunaan. Pendinginan ganda membuat pelepasan panas menjadi lebih efektif sehingga risiko overheating dapat diminimalkan. Sistem ini juga membantu menjaga performa inverter ketika digunakan dengan beban tinggi sesuai spesifikasi. |
| Terdapat 2 jenis inverter yang bisa Anda temukan di pasaran, yakni pure sine wave dan modified sine wave. Untuk membantu Anda memilih jenis inverter yang tepat sesuai spesifikasinya, Anda bisa menyimak panduan berikut: |
| 1. Perhatikan Jenis Beban Peralatan Anda Inverter pure sine wave bisa digunakan untuk peralatan listrik dengan sistem beban resistif maupun induktif. Berbeda dengan inverter modified sine wave yang hanya bisa digunakan untuk peralatan listrik beban resistif saja.
|
| 2. Perhatikan Daya Puncak dan Nominal Khusus peralatan listrik beban induktif, Anda perlu memastikan besaran daya awal (saat dinyalakan) dan daya nominalnya (saat beroperasi). Hal ini karena peralatan listrik beban induktif memiliki daya yang lebih besar saat dinyalakan ketimbang kondisi normalnya saat beroperasi. Setelah mengetahui daya awal dan nominal peralatan listrik Anda, sesuaikan dengan spesifikasi daya puncak dan daya nominal yang dapat ditanggung inverter.
|
| 3. Rekomendasi Pemakaian Inverter Agar inverter bekerja dengan baik, Anda dianjurkan untuk memilih inverter dengan kapasitas 20-30% lebih besar dari daya puncak dan nominal yang dibutuhkan oleh peralatan listrik Anda. Khusus untuk produk inverter ini, penggunaan besaran daya peralatan listrik yang kami sarankan adalah:
|
| 4. Perlindungan Daya Berlebih pada Inverter Secara umum, perlindungan beban berlebih berlaku pada kisaran kurang dari 100 W melebihi daya nominal. Jika lebih dari 100 W dari daya nominal, maka ada risiko merusak perangkat. Itulah sebabnya Anda harus memastikan berapa daya yang dibutuhkan peralatan listrik agar tidak melebihi daya puncak dan daya nominal yang sanggup ditanggung inverter. |










