Vacuum Sealer Tidak Berfungsi? Simak Alasan dan Solusinya!

Buang jauh rasa frustrasi karena JakartaNotebook telah merangkum alasan kenapa vacuum sealer tidak berfungsi, termasuk cara mengatasinya!

Vacuum Sealer Tidak Berfungsi? Simak Alasan dan Solusinya!
Image Source: Freepik/azerbaijan_stockers

Saat ini mungkin kamu sedang merasa frustrasi karena saat vacuum sealer sedang ingin digunakan, malah tidak berfungsi, dan bagaimana pun usaha yang kamu coba tetap tidak bisa mengatasinya.

Mulai dari vacuum sealer yang tidak bisa menyedot udara, hasil segel bocor, atau plastik tidak menempel sempurna. Meskipun memang masalah tersebut sebenarnya cukup umum dan sering terjadi, terutama akibat kesalahan penggunaan atau kurangnya perawatan.

Oleh karena itu, penting untuk memahami cara menggunakan vacuum sealer dengan benar sekaligus mengetahui alasan kenapa vacuum sealer bisa tidak berfungsi.

Sekarang saatnya kamu tarik napas panjang dan rilekskan oto-otot yang menegang itu karena JakartaNotebook come to the rescue, untuk memastikan vacuum sealer dapat digunakan kembali secara normal!

Alasan Vacuum Sealer Tidak Berfungsi

Alasan Vacuum Sealer Tidak Berfungsi
Image Source: Freepik/azerbaijan_stockers

JakartaNotebook telah merangkum berbagai alasan kenapa vacuum sealer tidak berfungsi, termasuk cara mengatasinya dan langkah agar hal tersebut tidak kembali muncul dan membuat kamu frustrasi!

1. Plastik Vakum Tidak Tervakum Sempurna

Kemungkinan plastik yang digunakan bukan plastik vacuum, posisi plastik tidak tepat, atau mulut plastik basah. Untuk mengatasinya, kamu bisa gunakan plastik vacuum berkualitas, rapikan posisi plastik, dan pastikan bagian yang akan disegel benar-benar kering.

2. Vacuum Berhasil tapi Plastik Mengembang Kembali

Ini bisa terjadi jika mulut kantong basah atau berminyak, muncul lipatan di area segel, atau plastik terlalu penuh. Kamu bisa buka segel lama, kemudian lap mulut plastik hingga benar-benar kering. Sisakan ruang sekitar 5–7 cm dan lakukan segel 2 kali.

3. Hasil Segel Bocor atau Mudah Terbuka

Ini mungkin karena elemen pemanas kotor, suhu sealing tidak optimal, atau plastik terlalu tebal/tipis.

Kamu bisa bersihkan area pemanas secara berkala, dan sesuaikan mode atau waktu sealing. Selain itu, lakukan perawatan rutin dan gunakan plastik dengan ketebalan yang direkomendasikan.

4. Vacuum Sealer Menyala tapi Tidak Menyedot Udara

Mungkin saluran vakum tersumbat, pompa melemah, atau penutup mesin tidak tertutup rapat. Atasi dengan periksa dan bersihkan saluran vakum, kemudian pastikan penutup terkunci dengan benar.

Untuk mencegah hal ini kembali terjadi, hindari remah makanan masuk ke vecuum sealer, dan selalu tutup dengan tekanan yang cukup.

5. Vacuum Sealer Mati Mendadak

Overheat mungkin dapat terjadi akibat penggunaan berlebihan atau masalah pada kabel listrik. Jika hal ini terjadi, matikan vacuum sealer, dan biarkan dingin selama 15–30 menit sebelum digunakan kembali, kemudian periksa kabel dan sumber listrik.

6. Plastik Mengkerut atau Meleleh

Ini bisa jadi kerena suhu pemanas terlalu tinggi atau waktu sealing terlalu lama. Gunakan pengaturan suhu yang lebih rendah atau kurangi durasi sealing.
Selain itu, kenali karakter plastik yang digunakan dan sesuaikan pengaturan mesin.

7. Hasil Vakum Menggembung Setelah Disimpan

Kemungkinan masih ada udara tersisa, segel kurang rapat, atau makanan mengeluarkan gas (fermentasi). Untuk mengatasinya, ulangi proses vakum dan penyegelan, serta pastikan makanan sudah dingin sebelum divakum.

8. Saluran Vakum atau Pompa Tersumbat dan Kehilangan Vakum

Ini bisa saja membuat vecuum sealer menyala, tetapi tidak ada desis vakum, atau vakum terasa lemah. Kemungkinan karena kotoran di saluran, gasket aus, pompa melemah/oli bocor (pada pompa tipe rotary), atau kebocoran di area sambungan.

Kamu harus ingat bahwa vacuum sealer yang tidak berfungsi bukan selalu berarti mesin rusak. Sebagian besar masalah justru berasal dari cara penggunaan yang kurang tepat, pemilihan plastik yang salah, atau kurangnya perawatan.

Namun, jika sudah mengikuti langkah yang tertera pada panduan penggunaan yang di sertakan dan di atas, tetapi masalah terus berlanjut, langkah selanjutnya adalah dengan menghubungi layanan pelanggan atau ahli reparasi untuk mendapatkan perbaikan.

Tips Menggunakan Vacuum Sealer

Tips Menggunakan Vacuum Sealer
Image Source: Freepik/vector_corp

Setelah mengetahui alasan vacuum sealer tidak berfungsi, pastikan kamu memahami tips penggunaan vacuum sealer yang benar karena tidak hanya untuk menjaga kualitas, kebersihan, dan efisiensi penyimpanan, tetapi juga memastikan vacuum sealer bekerja dengan normal, serta menghindari kegagalan fungsi.

Dengan begitu, kamu bisa merasakan manfaat vacuum sealer secara maksimal, tanpa harus sering menghadapi masalah yang sama di kemudian hari.

1. Gunakan Plastik Khusus Vakum yang Tepat

Tentunya kamu tidak bisa menggunakan plastik biasa. Hal ini karena plastik vakum dibuat khusus dengan lapisan khusus yang dapat meleleh pada suhu sealing.

Gunakan tas yang dikhususkan untuk vakum dengan spesifikasi food-grade, multilayer PA/PE, dan ketebalan 70–150 µm untuk rumah tangga. Sementara untuk makanan berlemak/bercair, pilih plastik vakum dengan toleransi panas yang lebih tinggi.

2. Jangan Mengisi Plastik Vakum Terlalu Penuh

Plastik vakum yang terlalu penuh membuat mulut kantong tidak rata dan menyulitkan penyegelan, tetapi terlalu sedikit dapat menyebabkan plastik vakum meleset saat penyedotan.

Cukup sisakan 3–5 cm ruang kosong dari mulut kantong untuk makanan kering, sementara makanan basah atau berkuah sisakan 5–8 cm, dan gunakan mode moist/pre-seal jika tersedia.

Laserpwr Termometer Makanan Digital Wireless Daging Kopi Susu 4 Probe - TS-TP40 - Orange - JakartaNotebook.com
Laserpwr Termometer Makanan Digital Wireless Daging Kopi Susu 4 Probe - TS-TP40 termurah. Dapatkan dengan mudah Laserpwr Termometer Makanan Digital Wireless Daging Kopi Susu 4 Probe - TS-TP40 murah, garansi, dan bisa cicilan - Hanya di JakartaNotebook.com.

3. Pastikan Mulut Plastik Vakum Bersih

Partikel, kelembapan, dan minyak mencegah kontak rapat antar permukaan sealant dan pemanas, sehingga segel bocor.

Pastikan untuk seka area mulut kantong dengan kain kering dan bersih sebelum menyegel. Untuk makanan basah, gunakan tisu dapur untuk menyerap sisa cairan pada mulut kantong. Bersihkan area pemanas sesaat setelah mesin dingin.

4. Persiapan Makanan Sebelum Masuk ke Plastik Vakum

Makanan panas menghasilkan uap yang mengganggu segel, serta makanan yang mengandung enzim dan fermentasi dapat menghasilkan gas setelah penyegelan.

Dinginkan makanan sampai suhu kamar atau lebih dingin (≤5°C) sebelum divakum. Untuk makanan yang cenderung mengeluarkan gas, seperti beberapa sayuran dan keju, lakukan blanching ringan atau simpan di kulkas agar emisi gas berkurang.

5. Pilih Mode dan Pengaturan yang Sesuai

Penggunaan mode yang salah menyebabkan plastik vakum meleleh atau proses vakum menjadi tidak maksimal.

Gunakan mode ‘moist’ untuk daging atau produk basah, dan ‘dry’ untuk bahan kering. Sementara jika tersedia, gunakan ‘gentle’ atau ‘pulse’ untuk makanan rapuh (kue atau buah lembut) agar tidak hancur.

UMU Tudung Saji Cover Penutup Makanan Anti Lalat - AED3 - Gray - JakartaNotebook.com
UMU Tudung Saji Cover Penutup Makanan Anti Lalat - AED3 termurah. Dapatkan dengan mudah UMU Tudung Saji Cover Penutup Makanan Anti Lalat - AED3 murah, garansi, dan bisa cicilan - Hanya di JakartaNotebook.com.

6. Lakukan Pemeliharaan Rutin

Kinerja vacuum sealer bergantung pada komponen pompa, gasket, heating bar, dan sensor. Perawatan yang dilakukan secara rutin dapay mencegah degradasi mendadak.

Bersihkan sealing bar dan ruang penyedot setelah setiap penggunaan besar, ganti gasket karet setiap 6–12 bulan untuk penggunaan rumahan intensif, dan lakukan pengecekan visual tiap 6 bulan.

7. Pengujian Kualitas Segel Berkala

Setelah melakukan penyegelan, tekan plastik vakum pelan, kemudian jika ada desis atau gelembung kecil, hal ini menandakan adanya kebocoran kecil.

Uji juga dengan mengisi sedikit air, atau lakukan tug-test dengan tarik perlahan di sambungan segel, dan sambungan harus menahannya tanpa retak.

8. Prosedur Darurat

Pada makanan basah, jika kantong terkontaminasi oleh cairan di mulut kantong, lakukan pre-freeze dengan letakkan di freezer sampai permukaan di sekitar mulut kantong membeku selama 30–60 menit, lalu vakum.

Selain itu, vacuum sealer rumah tangga umumnya membutuhkan waktu setelah beberapa kali penggunaan. Penggunaan berturut-turut tanpa jeda dapat membuat mesin panas dan menurunkan performanya.

Temukan berbagai elektronik rumah lainnya untuk melengkapi kebutuhan rumah seperti alat rebus telur, meteran listrik, mesin cuci mini, dan banyak lagi dengan kualitas terbaik dengan harga yang masih ramah di kantong hanya di JakartaNotebook.