Jual Lampu Tidur Sensor Bergaransi & Harga Terbaru Agustus 2025
JakartaNotebook.com
JakartaNotebook.com

"lampu tidur sensor"

1487 Produk
Filter
Urutkan
Lihat Stok
Prev
1
2
3
4
5
…
25
Next
Kembali ke atas
Ulasan Berbelanja Lampu Tidur Sensor Online di JakartaNotebook
4.8/5
3273 Total Ulasan

Jual Lampu Tidur Sensor Bergaransi & Harga Terbaru Agustus 2025

Lampu Tidur Sensor

Daftar Harga Lampu Tidur Sensor Terbaru Agustus 2025

Harga TaffLED Lampu Tidur LED Ayam Sensor Cahaya Night Light Warm White 5W - GY01 - Yellow
Rp 7.100
Harga TaffLED Lampu Tidur LED EU Plug Sensor Cool White 240V 0.5W - LXX3148 - White
Rp 19.800
Harga TaffLED Lampu Tidur Minimalis EU Plug Sensor Cahaya Warm White 0.5W - L200 - White
Rp 7.400
Harga TaffLED Lampu Tidur LED EU Plug Sensor Cahaya Cool White 250V 0.5W - L200 - White
Rp 7.400
Harga TaffLED Lampu Tidur LED EU Plug Sensor Cahaya Cool White 250V 0.5W - L200 - Yellow
Rp 7.400
Harga TaffLED Lampu Tidur LED EU Plug Sensor Cahaya Cool White 250V 0.5W - L200 - Blue
Rp 7.400
Harga TaffLED Lampu Tidur LED EU Plug Sensor Cahaya Cool White 250V 0.5W - L200 - Pink
Rp 7.400
Harga JHYANG Lampu Tidur LED Motion Sensor Bedroom Kitchen Wardrobe Light Cool White - F6 - White
Rp 38.600
Harga TLEDMP Lampu Tempel Sensor PIR Night Light - F6 - White
Rp 42.100
Harga Lampu Tidur LED Touch Light RGB USB Rechargeable 5V - LYQ - White
Rp 74.400
Data diperbaharui pada 31/08/2025

Estimasi Harga Lampu Tidur Sensor

Estimasi Harga Rata-Rata Lampu Tidur Sensor
Rp 68.216
Estimasi Harga Lampu Tidur Sensor Termurah di JakartaNotebook
Rp 900
Estimasi Harga Lampu Tidur Sensor Termahal di JakartaNotebook
Rp 3.361.900

Apa Itu Lampu Tidur Sensor?

Lampu tidur sensor adalah jenis lampu yang dilengkapi dengan teknologi sensor untuk mendeteksi kondisi di sekitarnya, seperti cahaya, gerakan, atau suara. Lampu ini dapat menyala secara otomatis saat ruangan mulai gelap atau ketika ada aktivitas di sekitarnya, dan akan mati sendiri ketika ruangan kembali terang atau tidak ada gerakan. Fungsi otomatis ini membuat lampu tidur sensor lebih praktis digunakan, terutama di kamar tidur. 

Apa Kelebihan Lampu Tidur Sensor? 

Kelebihan lampu tidur sensor adalah kemampuannya menyala dan mati secara otomatis berdasarkan kondisi terang atau gelap di sekitarnya, sehingga lebih praktis dan tidak memerlukan pengoperasian manual. Lampu ini membantu menghemat energi karena hanya menyala saat dibutuhkan, terutama pada malam hari atau di ruangan yang gelap. Selain itu, lampu tidur sensor cahaya juga meningkatkan kenyamanan, khususnya di kamar tidur, karena pengguna tidak perlu repot menyalakan atau mematikan lampu ketika ingin beristirahat. Lampu jenis ini juga umumnya memiliki pencahayaan yang lembut, sehingga tidak mengganggu kualitas tidur.

Apa Saja Jenis Sensor yang Umum Digunakan pada Lampu Tidur Sensor? 

Jenis sensor yang umum digunakan pada lampu tidur sensor antara lain:

  1. Sensor Cahaya (LDR – Light Dependent Resistor). Sensor ini mendeteksi tingkat kecerahan cahaya di sekitar. Lampu akan menyala saat gelap dan mati saat terang.
  2. Sensor Gerak (PIR – Passive Infrared). Sensor ini mendeteksi pergerakan benda yang mengeluarkan panas, seperti manusia. Lampu akan menyala saat ada gerakan dan mati jika tidak ada aktivitas.
  3. Sensor Suara. Sensor ini merespons suara tertentu, seperti tepukan tangan atau suara keras. Lampu akan menyala setelah mendengar suara dan mati setelah beberapa waktu.
  4. Sensor Sentuh (Touch Sensor). Sensor ini merespons sentuhan untuk menghidupkan atau mematikan lampu dengan cara menyentuh bagian tertentu pada lampu.

Apakah Kecerahan Lampu Tidur Sensor Bisa Diatur?

Ya, kecerahan lampu tidur sensor bisa diatur, tetapi tergantung jenis dan model lampunya. Ada lampu yang punya fitur pengaturan tingkat kecerahan (dimmer), jadi bisa disesuaikan sesuai kebutuhan, mulai dari redup sampai terang. Biasanya pengaturan ini dilakukan dengan sentuhan, tombol, atau ada yang otomatis menyesuaikan dengan cahaya sekitar. Namun, ada juga lampu tidur sensor yang level kecerahannya tetap dan tidak bisa diatur. Jadi, sebelum membelinya, sebaiknya periksa dan pastikan terlebih dahulu spesifikasinya.

Apa Temperatur Warna Lampu Tidur Sensor?

Umumnya, temperatur warna pada lampu tidur sensor terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  1. Putih hangat (Warm White) – 2700K hingga 3000K. Cahaya berwarna kekuningan yang memberikan kesan hangat dan menenangkan, cocok untuk menciptakan suasana nyaman di kamar tidur.
  2. Putih Netral (Neutral White) – 4000K hingga 4500K. Cahaya putih alami yang memberikan pencahayaan seimbang, tidak terlalu kuning dan tidak terlalu terang, sesuai untuk kebutuhan pencahayaan yang lebih netral.
  3. Putih Dingin (Cool White) – 6000K hingga 6500K. Cahaya putih kebiruan yang lebih terang dan memberi kesan segar, tetapi kurang cocok untuk tidur karena dapat terasa lebih silau di mata.

Apakah Pemasangan Lampu Tidur Sensor Mudah? 

Ya, pemasangan lampu tidur sensor umumnya mudah dan praktis. Sebagian besar lampu tidur sensor dirancang untuk langsung dicolokkan ke stop kontak, sehingga tidak memerlukan instalasi khusus. Ada juga jenis yang menggunakan baterai atau dilengkapi perekat untuk ditempel di dinding atau permukaan lain. Petunjuk pemasangan biasanya sudah disertakan dalam kemasan, sehingga pengguna tinggal mengikuti langkah-langkah yang diberikan. Namun, untuk lampu sensor yang dipasang permanen di plafon atau dinding dengan instalasi listrik, mungkin memerlukan bantuan teknisi agar lebih aman.

Apakah Lampu Tidur Sensor Bisa Dipasang di Berbagai Tempat? 

Ya, lampu tidur sensor dapat dipasang di berbagai tempat sesuai dengan kebutuhan dan jenis lampunya. Lampu ini cocok dipasang di kamar tidur untuk memberikan pencahayaan yang nyaman saat malam hari, di lorong atau tangga untuk memudahkan akses saat kondisi gelap, serta di kamar mandi atau area luar rumah jika menggunakan lampu sensor yang tahan air (waterproof). Selain itu, lampu tidur sensor juga dapat ditempatkan di area seperti dapur, ruang tamu, atau garasi untuk menambah kenyamanan dan keamanan. Namun, pemilihan jenis lampu yang sesuai dengan kondisi lingkungan sangat penting agar lampu dapat berfungsi dengan baik dan lebih tahan lama.

Apakah Lampu Tidur Sensor Aman untuk Mata? 

Ya, lampu tidur sensor umumnya aman untuk mata, asalkan memiliki pencahayaan yang sesuai. Lampu tidur biasanya dirancang dengan cahaya redup atau warm white (2700K–3000K) yang lebih lembut dan nyaman, sehingga tidak menyilaukan dan tidak mengganggu kesehatan mata, terutama saat digunakan di malam hari. Namun, jika lampu terlalu terang atau menggunakan warna cahaya cool white, bisa membuat mata cepat lelah dan mengganggu kenyamanan tidur. Oleh karena itu, memilih lampu tidur sensor dengan cahaya yang lembut dan redup lebih disarankan agar aman dan nyaman untuk mata.

Dapatkan Lampu Tidur Sensor dengan Kualitas Terbaik di JakartaNotebook 

Kini mendapatkan lampu tidur sensor yang berkualitas semakin mudah karena Anda bisa membelinya di JakartaNotebook yang dibanderol mulai dari harga Rp 44 ribuan saja. Tak hanya itu, JakartaNotebook juga menawarkan aneka jenis lampu lainnya seperti lampu baca kliplampu baca LED, lampu tidur, lampu dinding, lampu hias, lampu plafon, hingga lampu taman. Belanja dijamin hemat dan praktis dengan fitur COD, 1-Day Shipping, dan Promo Spesial lainnya. Tunggu apa lagi? Yuk, belanja di JakartaNotebook sekarang!

Temukan Rekomendasi Lampu Tidur Sensor dan Produk Terbaik Lainnya

Butuh bantuan?
Hubungi kami